>Après moi, le deluge

Posted on Jun 9, 2009

0


>Kipas angin di atas kepala kami berputar. Menggenggam udara panas dan menghembus.

Dia duduk di atas sofa, memegang buku Dave Eggers.

Kami tak bercakap.

Dia tak memandang aku.

Cuma bila dia dengar klik kamera, dia menoleh, wajahnya dipegun dipapar, dan mula dihakis dari akal.

Ada tuduhan yang dia tinggal terawang di udara. Lalu naik ke langit dan hilang dalam cakerawala.

Saat itu, yang aku ingat, hanyalah memori dari mesin, Yang dilakar dalam kotak LCD 3.2 inci. Segala yang lain, fragrannya, tekstur kulitnya pada lidah aku, ketawanya yang kadang-kadang nyaring, semakin saat semakin pudar. Seperti puing ditimbun pasir gurun.

Aku ambil gambar untuk melupakan dia.

Yang lain cuma invention cerita.

Posted in: Uncategorized